Jumat, 07 Juni 2013

Kering hatiku,habis sudah energy...
Belum juga aku mampu menyelesaikan..
Geram hatiku,murka tapi selalu diam..
Hanya aku dan dinding..
Aku pada dinding,bersandar..
Berfikir itu indah,tamasya imajiner..
Menerka dan berspekulasi..
Aku letih ,aku ingin berdiri..
Kamu bukan seperti matahari,terlalu dingin di sesiang ini..
Aku pada dinding,bersandar..
Berkamuflase pada kanfas ku..
Selalu memutar memory masalalu..
Merintih sendiri dalam gelapnya lampu..
Aku lengah,perang dingin ini menghisap semuah..
Aku tak mau hypertensi..
Semua sampah di kepalaku,terlalu panas..
Aku geram,aku benci kebencian..
Aku goyah,seperti manusia labil..
Seperti tak dapat,tempat sandaran..
Ruang gelap,aku TAK AKAN BISA LIHAT KAMU sesempurna kamu..
Angin saja menggerutu,menampar muka ku,setiap aku pulang..
Seperti bicara,aku ini lemah..
Lebam,biru memar..
Akhir pekan itu terlalu membosankan..
Aku selalu berfikir kapan aku akan bergerak..
Lelah,aku hanya butuh tempat bersandar..
Sepekan itu terlalu kejam..
Aku pada dinding,aku dengan kanfas,aku dan lantai..
Aku,bersandar...